Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Volume 9, No. 01Magenta : Jurnal ilmiah Komunikasi dan Media

Published January 14, 2025

Articles

  1. Perancangan Video Wisata Pantai Pangumbahan sebagai Media Edukasi Olahraga Surfing

    Sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi, Pantai Pangumbahan menawarkan keindahan pantai yang menawan. Salah satunya adalah olahraga surfing yang menjadi tujuan wisata bagi masyarakat domestik dan  internasional. Namun informasi tentang olahraga surfing ini masih rendah dan belum ada perhatian yang mendalam. Penelitian ini ditujukan untuk menyebarkan informasi kepada publik sebagai upaya-upaya untuk mengenalkan olahraga surfing di Pantai Pangumbahan ke khalayak yang lebih luas. Metode penelitian yang digunakan adalah MDLC (Multimedia Development Life Cycle) yang menjadi landasan utama proses penelitian dari awal hingga akhir.  Hasil akhir dari penelitian ini adalah video olahraga surfing di Pantai Pangumbahan, ditambah media pendukung yang sesuai dengan tujuan penelitian. Video olahraga ini diproyeksikan sebagai aset edukasi dan informasi bagi masyarakat, khususnya di sekitar Pantai Pangumbahan, Kabupaten Sukabumi.

  2. Peran Elemen Visual Kemasan Ramah Lingkungan Jumpstart Dalam Meningkatkan Daya Tarik Penjualan

    Kemasan kini tidak hanya sebagai pelindung dan wadah, tetapi juga sebagai media komunikasi dan promosi. Dalam industri kopi take-away, desain kemasan berperan penting dalam menarik perhatian konsumen dan memperkuat identitas merek. Namun, banyak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) belum memaksimalkan elemen visual kemasan. Selain itu, meningkatnya kesadaran terhadap isu lingkungan mendorong kebutuhan kemasan ramah lingkungan, menjadikannya elemen penting dalam pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana elemen visual dan bahan kemasan ramah lingkungan pada kemasan cup kopi Jumpstart berperan sebagai strategi komunikasi produk dalam meningkatkan daya tarik penjualan. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif dengan metode pengambilan data melalui, wawancara, observasi, kuesioner, dan studi literatur dari berbagai sumber yang relevan dengan studi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen visual kemasan dan bahan ramah lingkungan pada kemasan mampu berfungsi sebagai media komunikasi yang efektif, menciptakan pengalaman merek, menarik minat konsumen, serta meningkatkan penjualan dan loyalitas pelanggan. Dapat disimpulkan bahwa peran elemen visual dan bahan ramah lingkungan pada kemasan cup kopi Jumpstart efektif meningkatkan daya tarik penjualan. Desain kemasan yang menarik dan peduli lingkungan tidak hanya memperkenalkan identitas merek, tetapi juga menarik minat konsumen, membangun loyalitas, dan berdampak positif pada penjualan.

    Kata kunci: Elemen Visual, Desain Kemasan, Ramah Lingkungan, Komunikasi Produk, Pemasaran.

     

  3. Pembelajaran BISINDO Dasar untuk Anak 8-10 Tahun Melalui Perancangan Buku Seri Interaktif Berbasis Augmented Reality (AR)

    Pemahaman masyarakat khususnya anak-anak mengenai budaya Tuli berupa bahasa Isyarat di Indonesia masih terbilang cukup minim. Ketersediaan fasilitator untuk belajar bahasa isyarat yang terbatas dan hanya dapat diakses melalui layanan khusus, menjadikan anak masih merasa tabu dan asing terhadap bahasa isyat.  Adapun ketersediaan media yang sudah sering beredar dan digunakan yaitu berupa buku panduan belajar bahasa isyarat yang memuat tampilan gambar gerakannya, walupun begitu media tersebut  bersifat pasif dan kurang efektif untuk anak-anak. Oleh karena itu dibuat perancangan media yang mudah dipahami dan menyenangkan untuk anak sesuai dengan hal yang dekat dan disukai yaitu  buku cerita interaktif dengan berbasis visual ilustrasi dan fitur animasi AR yang dapat meningkatkan daya tarik anak dalam belajar ucapan dan kosa kata yang menjadi komunikasi dasar bahasa isyarat Indonesia.

  4. Edukasi Dampak Buruk Fenomena Gaya Hidup Clubbing di Kota Bandung Melalui Film Dokumenter

    Fenomena sosial gaya hidup clubbing merupakan suatu fenomena yang sedang hangat di banyak kalangan remaja dan dewasa muda di Kota Bandung. Fenomena ini membawa dampak yang buruk seperti peningkatan konsumsi alkohol, penyalahgunaan narkoba, dan perilaku menyimpang lainnya yang mengancam generasi muda dan lingkungan masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dampak buruk dan menyadarkan masyarakat tentang risiko dan konsekuensi yang ditimbulkan dari kegiatan gaya hidup clubbing tersebut melalui film documenter. Film dokumenter diaggap efektif untuk menggambarkan realitas dari fenomena clubbing di Kota Bandung, termasuk cerita individu yang terlibat dan dampak yang ditimbulkan dari gaya hidup tersebut

  5. Dampak Media Digital Dalam Membangun Literasi Keuangan Bagi Generasi Alpha

    Memahami tentang pengaturan keuangan sangat penting ditanamkan sejak dini agar tercapainya tingkat kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana media digital bisa dimanfaatkan sebagai media literasi keuangan bagi generasi Alpha. Melalui wawancara terhadap 3 orang guru yang mengajar di SDN Sertajaya 01, SDN Sertajaya 03, dan SMPN 1 Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi didapatkan bahwa penggunaan gadget membawa pengaruh buruk pada pola belajar anak, hal itu diungkapkan oleh para guru yang mengaku cukup kesulitan dalam mengajar anak-anak generasi Alpha. Meskipun demikian, penggunaan perangkat elektronik seperti gadget sangat diperlukan untuk mendukung tahap belajar. Sekolah-sekolah saat ini juga sudah mulai berinisiatif untuk menerapkan media digital sebagai metode pembelajaran. Sedangkan hasil kuesioner yang dibagikan secara snowball memperlihatkan bahwa 87.7% responden sudah memberikan perangkat seluler kepada generasi Alpha namun dengan pengawasan mereka, dengan akses paling banyak oleh Generasi Alpha sekitar 49.2% yaitu game. Lalu didapatkan bahwa sudah banyak platform media digital yang dapat meningkatkan literasi keuangan namun saat ini belum ada penerapan atau tindakan khusus di rumah ataupun ruang lingkup belajar di sekolah. Sehingga para orang tua dan guru berharap di masa yang akan datang nanti terdapat banyak sarana peningkatan literasi keuangan dan dapat diterapkan baik di rumah maupun di sekolah.

  6. Eksplorasi Warisan Budaya melalui Desain Interaktif: Studi Kasus pada Pameran Digital

    Cultural heritage is an important element in maintaining the identity of a nation. With the development of digital technology, the exploration and preservation of cultural heritage can be done through interactive design that allows a participatory experience for users. This research aims to analyze the application of interactive design in digital exhibitions and its impact on cultural understanding and appreciation. The research method used is a case study on several digital exhibitions that adopt interactive technologies such as augmented reality (AR), virtual reality (VR), and sensor-based installations. The results show that interactive design can increase visitor engagement and deepen their understanding of cultural heritage. This study contributes to the development of more effective digital exhibition design strategies in supporting cultural education and preservation.

    Abstrak

    Warisan budaya merupakan elemen penting dalam mempertahankan identitas suatu bangsa. Dengan perkembangan teknologi digital, eksplorasi dan pelestarian warisan budaya dapat dilakukan melalui desain interaktif yang memungkinkan pengalaman partisipatif bagi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan desain interaktif dalam pameran digital serta dampaknya terhadap pemahaman dan apresiasi budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus pada beberapa pameran digital yang mengadopsi teknologi interaktif seperti augmented reality (AR), virtual reality (VR), dan instalasi berbasis sensor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain interaktif dapat meningkatkan keterlibatan pengunjung dan memperdalam pemahaman mereka terhadap warisan budaya. Studi ini berkontribusi dalam pengembangan strategi desain pameran digital yang lebih efektif dalam mendukung edukasi dan pelestarian budaya.