Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Volume 9, No. 02Magenta : Jurnal ilmiah Komunikasi dan Media

Published July 21, 2025

Articles

  1. Analisis Audit UX: Menentukan Brand, Anggaran, dan Platform yang Tepat

    Audit Pengalaman Pengguna (UX) adalah evaluasi produk digital untuk mengidentifikasi masalah, meningkatkan kepuasan, dan mencapai tujuan bisnis. Keberhasilan audit ini bergantung pada tiga pilar utama: penyelarasan merek (konsistensi visual dan pesan untuk membangun kepercayaan), pengelolaan anggaran (memahami biaya dan memilih model harga yang tepat untuk ROI), serta optimalisasi lintas platform (pengalaman mulus di berbagai perangkat melalui analisis perilaku). Integrasi strategis pilar-pilar ini mendorong pertumbuhan bisnis dan kepuasan pengguna yang berkelanjutan.

  2. Analisis Desain Visual dalam Packaging LEGO18+: Faktor Emotional Design dalam Target Segmen Dewasa

    Penelitian ini menganalisis desain visual pada kemasan LEGO18+ dan bagaimana elemen Emotional Design berperan dalam menarik serta membangun keterikatan emosional dengan segmen dewasa. Studi ini bertujuan untuk memahami bagaimana aspek estetika dan fungsionalitas dalam kemasan dapat meningkatkan pengalaman pengguna. Penelitian ini penting karena desain kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung produk, tetapi juga sebagai elemen strategis yang memengaruhi persepsi nilai, kepuasan, dan loyalitas konsumen. LEGO18+ menargetkan pasar dewasa yang memiliki ekspektasi tinggi terhadap desain yang premium, eksklusif, dan mampu membangkitkan nostalgia. Studi ini dilakukan dengan metode kualitatif melalui analisis visual dari kemasan LEGO18+ di Indonesia. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi penerapan visceral, behavioral, dan reflective design dalam kemasan serta dampaknya terhadap kepuasan emosional dan keputusan pembelian konsumen. Hasil yang diharapkan adalah pemahaman lebih dalam tentang peran desain visual dalam meningkatkan daya tarik dan nilai produk, serta rekomendasi desain bagi industri untuk mengoptimalkan kemasan bagi segmen pasar dewasa.

  3. Perancangan Video Edukasi untuk Meningkatkan Kesadaran Penggunaan Alat Keselamatan Kapal Sesuai Solas (Safety of Life at Sea)

    Abstrak. Tingginya angka kecelakaan kapal di Indonesia menunjukkan masih rendahnya kesadaran terhadap penggunaan alat keselamatan kapal yang sesuai dengan standar internasional. Salah satu penyebab utamanya adalah minimnya edukasi visual yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang video edukasi yang informatif dan menarik guna meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pengguna jasa pelayaran, terhadap pentingnya penggunaan alat keselamatan kapal sesuai regulasi SOLAS (Safety of Life at Sea). Metode yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri dari enam tahapan, yaitu: konsep, desain, pengumpulan bahan, perakitan, pengujian, dan distribusi. Hasil dari perancangan menunjukkan bahwa media video edukasi mampu menyampaikan informasi teknis secara visual dan efektif, serta memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan sikap audiens. Kesimpulannya, video edukasi berbasis DKV ini dapat menjadi solusi strategis untuk mendukung penyebaran informasi keselamatan pelayaran secara lebih luas dan tepat sasaran.

  4. Perancangan Motion Graphic Karakter Tokoh Pewayangan dalam Lakon Wayang Orang Bharata sebagai Media Edukasi

    Abstrak: Wayang Orang Bharata merupakan salah satu kesenian tradisional Indonesia yang kini menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan eksistensinya, khususnya di masyarakat. Minimnya minat masyarakat terhadap kesenian ini disebabkan oleh kurangnya edukasi visual yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media edukasi berupa motion graphic sebagai sarana alternatif dalam mengenalkan karakter tokoh pewayangan dari lakon Wayang Orang Bharata. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis visual, dilakukan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur terhadap Paguyuban Wayang Orang Bharata di Jakarta. motion graphic dipilih karena mampu menyampaikan informasi secara dinamis, menarik, dan mudah dipahami oleh target audiens. Hasil perancangan berupa karya utama dan media pendukung menampilkan karakter pewayangan dengan visual modern yang tetap mempertahankan nilai-nilai budaya. Perancangan bertujuan sebagai media edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap kesenian tradisional. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi contoh penerapan desain komunikasi visual dalam pelestarian budaya lokal secara kreatif dan relevan di era digital.

  5. Mengkaji Karya Lukisan Jepang “The Great Wave Off Kanagawa” Menggunakan Kajian Teori Clive Bell

    Ukiyo-e literally means "modern painting" or paintings with themes of everyday life. One painter who is very famous for his artistic works of natural landscapes is Katsushika Hokusai. When he was old enough, Hokusai spent it creating a collection of paintings known as Thirty-Six Views of Mount Fuji (Fugaku sanjûrokkei) or thirty-six views of Mount Fuji. One of his works in the series, entitled Kanagawa-oki Nami Ura or as it is also known as "The Great Wave Off Kanagawa", is very global because the artist succeeded in making his work unique, where he represents the view of large waves accompanied by Mount Fuji using a combination of colors and techniques. unique. Significant Form, according to Clive Bell, is a relationship and combination of lines or colors that aesthetically creates a form. In his book, Clive Bell emphasizes that the quality that makes a work of art exist and without which it does not exist is called significant form. The Great Wave Off Kanagawa includes the theory put forward by Clive Bell, which is that from lines, choosing colors that are aesthetically pleasing can create aesthetic shapes.