Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Volume 4, No. 02Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media

Published July 1, 2020

Articles

  1. Analisis Logo Uniqlo dalam Mencitrakan Uniqlo sebagai Merek Ritail Pakaian Asal Jepang melalui Penerapan Teori Charles Sanders Peirce

    Uniqlo is a company engaged fashion retail based from Japan. Uniqlo logo was re-designed by Kashiwa Sato since 2006. The logo is still used till now. Logo is an identity that differentiates a company from others. Logo is built based on history, philosophy, vision and mission, and programs that will form an image for the company. The method that used in this research is descriptive qualitative with Charles Sander Peirce semiotic which is used to find the meaning of Uniqlo’s logo. As the result of the research can be seen that the logo represent the vision and mission, target market, and brand images.

     

    ABSTRAK

    Uniqlo adalah perusahaan asal Jepang yang bergerak dibidang retail pakaian. Uniqlo melakukan perubahan logo pada tahun 2006 yang dibuat Kashiwa Sato. Logo ini masih dipakai hingga sekarang. Logo adalah sebuah identitas yang membedakan perusahaan satu dengan yang lainnya. Logo dibangun berlandaskan sejarah, filosopi, visi misi, serta program yang akan membentuk suatu citra tertentu bagi perusahaan. Uniqlo adalah perusahaan asal Jepang yang bergerak dibidang retail pakaian. Pendekatan semiotika Charles Sander Peirce digunakan untuk menemukan makna di balik logo Uniqlo. Apakah terdapat kesamaan makna yang terkandung di dalam logonya dengan visi misi, target pasar, serta brand image yang ingin disampaikan perusahaan bila diterapkan melalui pendekatan semiotika Charles Sander Peirce.

  2. Representasi Sikap Pantang Menyerah dalam Iklan Web Series Milenial "Males" Jadi Miliuner pada Kanal Youtube Smartfren Super 4G Kuota: (Analisis Semiotika Roland Barthes)

    Unyielding attitude is an attitude where someone is not easy to accept failure. So that the release of a Smartfren Super 4G Quota product in the Millennial web series "Males" Becomes a Millionaire intended for millennials so they don't give up easily in reaching their dreams. Advertising plays a role in shaping and determining audience decisions in deciding the purchase and use of a product and service. Advertising is one of the forms of promotion most widely used and discussed by the public, this happens because advertising has a broad reach. The research aims to find out how the Representation of Unyielding Attitude in the "Males" Millennial Web Series Advertising Becomes a Billionaire on the YouTube Channel Smartfren Super 4G Quota. The method used is a descriptive qualitative approach, through the technique of collecting data through in-depth interviews with a scriptwriter from Millennial "Males". From the results of the study note that there are signs and meanings of unyielding attitude in the form of denotation and connotation meanings and myths. The message of unyielding attitude that is, Millennial "Males" So a billionaire is still an advertisement that aims to attract the attention of the public and provide knowledge about the benefits of a product that is issued. Hadirny Atta Halilintar on the web series is expected to attract public interest in the Smart 4G Super Quota product. The main success of this Smartfren Super 4G Quota ad is that it can be seen from the large number of views on the Smartfren YouTube channel on each episode, from the first episode to the last episode always gets millions of views.

    ABSTRAK

    Sikap pantang menyerah merupakan sikap dimana seseorang tidak mudah untuk menerima kegagalan. Sehingga rilis sebuah produk Smartfren Super 4G Kuota dalam web series Milenial “Males†Jadi Miliuner yang diperuntukan untuk para kaum milenial agar tidak mudah menyerah dalam meraih mimpi. Iklan ikut andil dalam membentuk dan menentukan keputusan khalayak dalam memutuskan pembelian dan penggunaan suatu produk dan jasa. Iklan merupakan salah satu jenis bentuk promosi yang paling banyak digunakan dan dibahas oleh masyarakat, ini terjadi karena iklan mempunyai daya jangkauan yang luas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana Representasi Sikap Pantang Menyerah dalam Iklan Web Series Milenial “Males†Jadi Miliuner pada Kanal YouTube Smartfren Super 4G Kuota. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, melalui tehnik pengumpulan dara melalu wawancara mendalam dengan scriptwriter dari Milenial “Malesâ€. Dari hasil penelitian diketahui bahwa terdapat tanda-tanda dan makna dari sikap pantang menyerah yang berupa makna denotasi dan konotasi serta mitos. Pesan sikap pantang menyerah yang ada, Milenial “Males†Jadi Miliuner tetaplah sebuah iklan yang tidak lain bertujuan untuk menarik perhatian khalayak serta memberi pengetahuan tentang keunggulan sebuah produk yang dikeluarkan. Hadirnya Atta Halilintar pada web series tersebut diharapkan dapat menarik minat khalayak terhadap produk Smartfren Super 4G Kuota. Keberhasilan yang utama pada iklan Smartfren Super 4G Kuota ini yaitu dapat dilihat dari banyaknya jumlah views pada kanal YouTube Smartfren pada setiap episode, dari episode pertama hingga episode terakhir selalu mendapat jutaan views.

  3. Kemampuan Menulis Teks Fungsional Pendek Dalam Tugas Membuat POP UP Greeting Card Pada Mahasiswa Desain Komunikasi Visual

    Writing is an inseparable activity in human life in general. Almost in everyday require writing skills. Writing is a productive skill that require practice because it need ideas, knowledge, and language skills. It becomes a challenge when you have to write in a foreign language. Short functional texts are often used in social life, one of which is greeting cards. In reality , some students find the difficult to make greeting cards. This study aims to determine the ability to write short functional texts on greeting cards. The method used is qualitative by taking a sample of 40 greeting cards in the English class, of Visual Communication Design program at Indraprasta PGRI University . The results showed students with there are 40% of students in sufficient categories (C), students with very good categories (A) and good (B) each 28%, and students with less categories (D) by 5%. In addition, the ability to write text functional text in grammatical aspects points (C), the effectiveness of sentences is good grades (B), the amount produced in writing is enough (C), and the choice of words gets points B (good). From the data need more training in writing to improve students' writing abilities.

     

    ABSTRAK


    Menulis adalah kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia pada umumnya. Hampir kegiatan sehari hari membutuhkan keahlian menulis. Menulis termasuk productive skill yang membutuhkan latihan karena membutuhkan ide, gagasan, pengetahuan, dan kemampuan bahasa yang baik. Hal tersebut menjadi tantangan ketika harus menulis dengan bahasa asing yaitu Bahasa Inggris. Teks fungsional pendek sering digunakan dalam kehidupan bermasyarakat salah satunya greeting cards atau dikenal sebagai kartu ucapan pada kenyataannya beberapa siswa merasa kesulitan dalam membuat greeting cards hal ini ditunjukan oleh lamanya proses mereka menulis greeting cards, serta ditemukan beberapa siswa yang mendapat skor sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis teks fungsional pendek pada greeting cards . Metode yang digunakan ialah kulitatif dengan mengambil sampel hasil belajar 40 siswa berupa greeting cards Pada kelas Bahasa Inggris Prodi DKV Universitas Indrasta PGRI. Hasilnya ditemukan siswa dengan kategori cukup (C) 40%, siswa dengan kategori sangat baik (A) dan baik (B) masing – masing 28%, dan siswa dengan kategori kurang (D) sebesar 5%. Selain itu kemampuan menulis dari aspek tata bahasa mendapat poin cukup (C), efektifitas kalimat dengan nilai baik (B), Jumlah yang dihasilkan dalam tulisan cukup (C), dan pemilihan kata mendapat poin B ( baik). Dari data yang didapat dibutuhkan pelatihan dalam menulis guna meningkatkan kemampuan menulis siswa.

  4. Perancangan Poster Kampanye Memasyarakatkan Bahan Bakar Gas sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan

    Creating a clean environment is an obligation for all of us. Especially with the air we breathe in everyday life, the air around us should be free from pollution. We have produced various kinds of pollution through our activities, both non-economic activities and especially economic activities. Through this campaign to promote gas fuel, the release of air, especially in urban areas. It is hoped that a new attitude will emerge from all of us to be actively moved to tackle air pollution from our vehicles in urban areas by replacing gas as an environmentally friendly fuel. Through Poster Campaign Design to Promote Gas Fuel as an Eco-Friendly Fuel is expected to be able to achieve communication aimed at changing or influencing one’s beliefs, attitudes, and behavior so that acting in accordance with what is expected by the communicator can be to the point that the campaign poster design to promote gas fuel as environmentally friendly fuel.

    ABSTRAK

    Menciptakan lingkungan yang bersih merupakan kewajiban bagi kita semua. Terlebih dengan udara yang kita hirup dalam keseharian, udara sekitar kita memang sepatutnya terbebas dari polusi. Berbagai macam polusi telah kita hasilkan melalui aktivitas kita, baik itu aktifitas non-ekonomi terlebih aktifitas ekonomi. Melalui kampanye memasyarakatkan bahan bakar gas ini, maka terbebasnya udara yang terlebih di daerah perkotaan. Diharapkan muncul sebuah sikap baru dari kita semua untuk tergerak secara aktif menanggulangi pencemaran polusi udara yang dihasilkan kendaraan kita di daerah perkotaan dengan
    mengganti bahan gas sebagai bahan bakar ramah lingkungan. Melalui Perancangan Poster Kampanye Memasyarakatkan Bahan Bakar Gas sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan diharapkan mampu mencapai komunikasi yang bertujuan untuk mengubah atau memengaruhi kepercayaan, sikap, dan perilaku seseorang sehingga bertindak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh komunikator dapat sampai bahwa perancangan poster kampanye memasyarakatkan bahan bakar gas sebagai bahan bakar ramah lingkungan.

  5. Analisis Kualitas Cetak Raster pada Kemasan Karton Gelombang (Corrugated Box) dengan Teknologi Cetak Fleksografi

    Not many people have seen the flexography printing technique, even though this printing technology can fill the weaknesses of other technologies, especially for printing packaging. There are 4 printing technologies used, including flat printing (offset), deep printing (rotogravure), screen printing (screen printing) and high printing (flexography). Each of these printing techniques has advantages and disadvantages, so that their application is tailored to their needs. Flexography is lagging behind due to the problem of how to make a good flexo plate with a good raster (larger lpi and dpi). These constraints have made not many printers use them, except for those that specialize in printing corrugated boxes such as TV boxes, refrigerators, air conditioners, and others where print quality is not the main issue. In printing corrugated cardboard packaging, the quality of the raster produced is influenced by several factors, including the printing material used to print the corrugated cardboard packaging.

    ABSTRAK

    Teknik cetak fleksografi belum banyak dilirik orang, padahal teknologi cetak ini dapat mengisi kelemahan teknologi lain terutama untuk mencetak kemasan. Ada 4 teknologi cetak yang digunakan, diantaranya cetak datar (offset), cetak dalam (rotogravure), cetak saring (screen printing) dan cetak tinggi (flexography). Masing-masing teknik cetak ini mempunyai kelebihan dan kekurangan, sehingga penerapannya disesuaikan dengan kebutuhannya. Fleksografi mengalami ketertinggalan dikarenakan kendala bagaimana membuat pelat flekso yang baik dengan raster yang baik pula (lpi dan dpi yang lebih besar). Kendala itulah yang membuat tidak banyak percetakan yang menggunakannya kecuali percetakan dengan spesialisasi mencetak kemasan karton boks (corrugated box) seperti kotak TV, kulkas, AC, dan lainnya dimana kualitas cetaknya tidak terlalu menjadi perihal utama. Dalam mencetak kemasan karton gelombang, kualitas raster yang dihasilkan dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah bahan cetak yang digunakan untuk mencetak kemasan karton gelombang tersebut.